31 Aug 2016

Pergerakan menuju kota IT dari kaki gunung Lawu, inovasi daerah dalam bidang TIK di kabupaten Magetan, “Mulai dari Nol YA!”


Pergerakan menuju kota IT dari kaki gunung Lawu, inovasi daerah dalam bidang TIK di kabupaten Magetan, “Mulai dari Nol YA!”
Membelajari TIK ke semua elemen, para RTIK membeli panduan.

Magetan, adalah sebuah kabupaten yang berada di kaki gunung Lawu, tepatnya di provinsi Jawa Timur, dan berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Pertama kali ketika beberapa orang mendengar nama kabupaten satu ini, mereka selalu ingat dengan satu tempat wisata, Sarangan. Sebuah telaga yang sangat terkenal dan identik dengan kabupaten Magetan, walaupun sebenarnya masih banyak sekali wisata yang terdapat di kabupaten ini, misal AIR TERJUN TIRTOSARI, AIR TERJUN PUNDAK KIWO, KEBUNSTROWBERRY, PENDAKIAN GUNUNG LAWU, KERAJINAN KULIT, DLL.
Akan tetapi sampai sekarang ini, gaung kabupaten ini masih kalah jauh dibandingkan beberapa kabupaten atau kota lain, khususnya dalam mempromosikan potensi wisatanya. Sebut saja Gunung Kidul yang sudah mulai menggaung beberapa tahun terakhir, lalu ada dari Jawa Timur sendiri, yaitu kabupaten Banyuwangi, Jember, bahkan sampai Pacitan. Dari situlah, sekelompok orang yang suka berkecimpung dalam dunia Informasi Teknologi (IT) membuat Relawan Teknologi Informasi & Komputer (RTIK) Magetan, disupport oleh Dishubkominfo Kab. Magetan.
Pelatihan website desa di desa Selorejo, Kawedanan, Magetan

Berbagai ide, gerakan dan gebrakan terus dikerjakan oleh RTIK Magetan dengan ditopang oleh berbagai komunitas juga support berbagai pihak, utamanya kebijakan dari Dishubkominfo Kab. Magetan. Lalu apa saja yang telah dilakukan oleh RTIK Magetan dan Dishubkominfo Kab. Magetan untuk inovasidaerah dalam bidang IT di kabupaten tersebut?

1.       Pelatihan website untuk semua desa di Kabupaten Magetan, semua desa dikabupaten Magetan sudah punya website masing-masing. Pengelola website tersebut adalah perangkat desa dan karang taruna, lalu didukung kebijakan pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai pengelola tetap berdasarkan SK Kepala Desa.
2.       Pendampingan pelatihan website desa dan pelatihan IT dalam berbagai hal kepada pihak desa, karena kemampuan IT perangkat desa memang sangat kurang. Pada faktanya, begitu banyak yang antusias dengan kegiatan ini, dalam hal pembangunan sumber daya manusia (SDM), bukan hanya melulu pembangunan fisik.
3.       Pelaksanaan sosialiasi Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif (INCAKAP) kepada para pelajar di Kabupaten Magetan, diberbagai tingkat.
4.       Pelatihan website dan e-commers kepada para pelaku UKM di kabupaten Magetan, dengan memberikan website gratis, komplit hosting. Semua mendapat pendampingan secara online oleh RTIK Magetan.
5.       Pendampingan untuk program-program pemerintahan, utamanya yang berhubungan dengan TIK oleh RTIK Magetan. Sehingga dapat memberikan efek domino terhadap pengembangan TIK di Kabupaten Magetan. Pemerintah dapat tenaga profesional murah dengan adanya RTIK Magetan, teman-teman RTIK dapat pemasukan tambahan dan turut langsung berkontribusi untuk kabupaten tercinta, memberikan efek fastabikul khoiron (berlomba-lomba dalam kebaikan) bagi komunitas lain di Magetan, juga dinas lain di Magetan.
6.       Sertifikasi anggota RTIK Magetan, sesuai dengan keahlian masing-masing, sehingga menjadi tolak ukur, bahwa RTIK Magetan adalah orang-orang profesional.
7.       Silaturohim berkala, dengan komunitas lain, pihak lain, dinas lain, BUMN atau BUMD, dan masih banyak lagi. Mengingat sebuah kata mutiara dari Nabi Muhammad Saw; “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. [Muttafaqun ‘alaihi].
8.       Dukungan dalam bentuk simbiosis mutualisme kepada beberapa perusahaan, usaha, atau pribadi, yang saling bersinergi dengan RTIK Magetan. Sebut saja, beberapa investor yang sedang fokus mengembangkan wisata Kab. Magetan, Sebuah perusahaan yang bergerak sebagai konsultan TIK, dan perusahaan media massa.
9.       Masih banyak yang lain, misal seperti doa-doa kami, misal promosi kami melalui berbagai artikel seperti kali ini, misal senyum-senyum kami diberbagai acara, dan masih banyak lagi.
Magetan sekarang bukanlah kabupaten yang unggul dalam hal TIK, akan tetapi, percayalah, magetan tengah bergerak, dan lihatlah bagaimana pergerakan kami akan memberikan sebuah efek kejut. 

KABAR BAIK, Magetan jadi percontohan Kominfo Provinsi Jawa Timur untuk program website desa, karena sudah lebih dari 80 desa memiliki website desa aktif. Sebenarnya terpikir untuk dimasukkan rekor MURI, sebagai kabupaten pertama yang semua desanya punya website, tetapi belum dapat restu dari bapak-bapak dinas, diminta untuk aktif semua.
Foto bersama, launching website desa & pengukuhan, mei 2016.

INOVASI DAERAH sekarang ini saling berlomba, pun kami di Magetan juga ikut berlomba, mungkin masih sangat jauh dengan Bandung (misal), Jakarta Selatan (misal), Surabaya atau bahkan Malang sekalipun. Tapi ingat, ini Magetan bung! Tidak ada perguruan tinggi, atau bahkan pendidikan setara D1 dalam bidang TIK, ini bukan kota besar yang bisa menganggarkan dana besar untuk perkembangan TIK, karena sadar seberapa pentingnya TIK. Sedikit pergerakan dari kami, kami pastikan akan menjadi sebuah spiral yang akan membesar dan terus membesar, bersama mengajak berbagai pihak pula, untuk Magetan, Jawa Timur, bangsa ini, negeri ini, UNTUK INDONESIA.

Masih banyak hal yang belum tersampaikan dalam artikel ini, siapa saya yang bisa menyampaikan semua informasi, saya hanya manusia yang penuh salah, khilaf dan lupa. Kurang lebihnya mohon maaf, kesempurnaan hanya milik Tuhan semata, Allah azzawajalla, dari saya, Tyas Haryadi, sekretaris RTIK Kab. Magetan. 

<em>Artikel ini diikutsertakan pada <b>Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku</b> - <a href="https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku" title="Inovasi Daerahku" target="_blank">https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku</a></em>

0 komentar:

Post a Comment

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com