Showing posts with label Mimpiku. Show all posts
Showing posts with label Mimpiku. Show all posts

4 Jul 2015

Angkutan Umum Gratis?

Masih dalam masa repost semua catatan di akun FB ku, kali ini ingin repost tentang sebuah ide, yaitu tentang angkutan umum gratis. Langsung cek saja isinya, sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohim, selamat jumat sore saudara, gimana kabar anda dan keluarga? Semoga selalu diberkahi Allah, sehat jasmani ruhani, dan selamat dunia akhirat. aamiin... Hari ini hari jumat, tgl 24 April 2015, bertepatan dg #HariAngkutanNasional, tahu dari akun twitternya @KompasTV tadi pagi. Kebetulan sedang ingin bersilaturohim di twitter, ketemu mbak @risqaini, beliau lagi berbagi semangat pagi kepada yg lain. Sambil bertanya, kemarin hari bumi, kemarinnya lagi hari Kartini, hari ini hari apa lagi? Ah, akhirnya jadi ingat sebuah gagasan yg muncul di pikiran, yaitu 'angkutan umum gratis', dengan semua pekerjanya (sopir & kernek), tidak ada wajib setoran, gaji tetap. Begitu pula langsung aku sampaikan ke beliau, tentu anda semua tahu apa pertanyaan pertama yg muncul, "dari mana uang untuk membayari?"

Hehehe, ya dari Allah lah, perantaranya bisa via CSR, bisa via iklan, dan lain sebagainya. Saya teringat, ketika dulu masih bergerilya ide-ide usaha, dimana saja, kapan saja. Ada  buku di perpustakaan kampus, yg menceritakan tentang sebuah jasa fotocopy gratis di Jepang. Tempat fotocopy ini berada di daerah pendidikan, dekat dengan kampus-kampus, namanya sulit diingat, hehe. Lalu dari mana uang untuk biayanya? Keuntungannya dari mana? Ternyata, pendapatannya dari iklan, yaitu dibagian belakang kertas fotocopy itu sudah ada fotocopy lain, fotocopy sang pemberi iklan. Dan ini bukan keseluruhan fotocopy nya gratis, tetapi ada pula yg berbayar, walaupun prioritas para pelanggan adalah yg gratis. Dengan kata lain, pemberi iklan dikenai biaya fotocopy tiap lembarnya, bolak-balik, tetapi hanya satu halaman. Sementara target promosinya adalah para pengguna jasa fotocopy gratis ini.

Waktu itu, sempat terlintas dipikiranku, seharusnya juga bisa dong buat angkutan umum gratis? Sistemnya nyontek dari fotocopy gratis itu, bisa diterapkan di angkutan kota, kereta, atau bahkan kapal laut. Mungkin akan jadi perdepatan di beberapa pihak, terutama mereka yg punya usaha yg sama, kecuali kereta, hanya di miliki oleh BUMN ya kalau tidak salah? Negara maju adalah negara yg bisa membuat masyarakatnya lebih memilih untuk menggunakan transportasi umum, bukan transportasi pribadi. Nah, di hari angkutan nasional ini, saya iseng-iseng ingin memaparkan gagasan, Indonesia, melalui pemerintah terkait, bekerjasama dg BUMN atau swasta, bisa mewujudkan angkutan gratis. Bukan berarti semua gratis, seperti fotocopy gratis diatas, ada pula angkutan yg berbayar.

Pertanyaan selanjutnya, darimana dananya? Kan bisa diambilkan dari cana CSR BUMN atau perusahaan swasta lokal maupun asing. Lha wong pemerintah yg punya wewenang buat undang-undang, dibuat dong undang-undang yg mendukung. Tentu akan keren, jika Indonesia punya kereta gratis, di tiap rute, minimal sehari dua kali, dan diubah sistem dan pelayanannya. Kalau masalah yg dana, dari mana dapetnya, kan ada Allah Yang Maha Kaya, teknis itu bukan masalah, asalkan ada niat, kerja keras & cerdas, disertai doa. Jangka panjangnya, fasilitas seperti ini, nantinya bisa lo bekerjasama dg perusahaan lain, mendatangkan wisatawan ke Indonesia (kan murah transportasinya, ada yg gratis lagi). Mengurangi beban masyarakat, utamanya yg kurang mampu, dalam hal ongkos transportasi mereka. Kalau suruh milih, tentu milih yg gratis dan pelayanan memuaskan bukan? Bisa juga angkutan gratis ini jd angkutan ke surga juga, bila dibuatkan donasi untuk angkutan gratis ini. Kalau misal ada masalah lg, itu tantangan, ya harus diselesaikan, justru yg bikin greget itu masalah yg buanyak hehe... Itu saja dah, apapun, kalau memang bisa memberi manfaat pada orang lain, dan mendekatkan diri ke Allah, bisa dicoba. Semoga Indonesia dapat yg terbaik, jika ada yg deket tp tdk baik, semoga dijauhkan, diganti Allah dg yg lebih baik... aamiin ^_^

sumber: https://www.facebook.com/notes/tyas-haryadi/angkutan-umum-gratis/1090999120916483

13 Feb 2015

Berjamaah (catatan gerakan Indonesia Membaca)

foto bersama kegiatan awal, berdirinya CM Library, Juli 2012
       Bismillahirrohmanirrohim, Magetan, 13 Februari 2014, oleh Tyas Haryadi :) | Selamat malam saudara/i, kronologi penulisan ba'da Magrib. Alhamdulillah, hari cukup indah, di kota Magetan, Kalian sudah kenal Kota Magetan belum? Baik yang sudah atau belum, mungkin anda melihat keblog ~> Kunjungi Magetan. Ini adalah artikel keduaku tahun 2015 yang diposting di blog, sebelumnya ada artikel "(Masih) Belajar Nulis". Kali ini ingin membahas tentang berjamaah, yang aku kolaborasikan dengan catatan gerakan Indonesia Membaca. 
       Semua berawal ketika dahulu, aku dan teman-teman alumni SMAN 1 Kawedanan, Magetan, Jatim, membuat sebuah tempat ngumpul buku, kecil-kecilan, untuk pinjam-pinjaman kalangan sendiri. Yang kemudian, dari hari ke hari, atas izin Allah, dan doa teman-teman semua, semakin berkembang, bisa beli rak buku, bisa mengadakan lomba-lomba, pelatihan-pelatihan, bahkan juga buletin (tiap 2 bulan), yang semuanya gratis, 100%. Alhamdulillah, mulai nyadar, gerakan apa yang cocok untuk komunitas kecil kami ini, akhirnya kami beri nama "GERAKAN INDONESIA MEMBACA" dari CAH MAGETAN LIBRARY, dengan kelompok karyanya disebut NGANGSU KAWERUH (menimba ilmu dalam bahas Indonesia). 
       Setelah sekian lama, kira-kira akhir 2013 (setelah aku lulus dari jurusan Teknik Informatika UIN Maliki Malang, baca testimoninya disini) sampai akhir tahun kemarin, "laa yamutu walaayahya", tidak bermutu dan tidak berdaya. Kalau digambarkan, yang penting ada, buku acak-acakan, kegiatan bulanan sepi, buletin tak berproduksi, alhamdulillah, buku masih sering berdatangan, dan juga banyak peminjaman. Kemarin juga sempat beberapa bukunya ikut dalam misi, isi rak di masjid Al-qudus, kawedanan, yang dikelola Rohis SMAN 1 Kawedanan, lewat bantuan mas Septian & mas Bayu, itupun juga tidak banyak. 
       Alhamdulillah, hari ini tadi, eksekusi, penataan buku-buku, yang jumlahnya lebih dari seribu disebuah rak kayu jati di Cah Magetan Library, dibantu tim KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Di desa saya, Kuwonharjo, ada anak-anak KKN (Kalau dalam bahasa UIN Malang namanya PM (Pengabdian Masyarakat), yang kebetulan ingin mengangkat tema pendidikan agama & umum. Akhirnya mereka kok melihat ada perpustakaan di desa, sehingga membuat mereka tertarik dan kagum, ah aku jadi malu. hehe | Kenapa di desa butuh rumah pintar? Apakah tidak ada orang pintar? Oh, banyak, tapi sangat sedikit orang pintar yang mau berbagi dengan orang lain, secara gratis. 
       Nah, mendengar itu, tentu aku langsung bilang "acc", mereka bilang, aku ownernya, bukan, bukan sama sekali, aku cuman dititipi. Ini sebenarnya kerja keras banyak orang, para admin, pejuang muda, donatur, keikut sertaaan banyak orang, banyak tangan, banyak sumbangan, juga banyak doa. Sebelumnya sudah ada 'rerembugkan' dengan tetua desa, kepala desa & beberapa perangkat, mereka semua setuju. InsyaAllah, akan diadakan "Rumah Pintar Cah Magetan", yang bertempat di desa Kuwonharjo, RT 24, RW 05, Kec. Takeran, Kab. Magetan, tepate di rumah ortuku, Bapak Supiran Pujo Hartono, dan Ibu Yatmi. InsyaAllah, kegiatan yang akan diselenggarakan disini adalah, peminjaman buku gratis untuk semua orang, cukup ninggal identitas + no telp, anda bisa pinjam buku. Biasanya untuk yang sekolah SMP/SMA sederajat, tidak perlu beli buku, bisa pinjam disini, ada 1000 buku lebih lo. 
       Juga akan ada pembelajaran seni kaligrafi, dan mengaji, juga gratis, insyaAllah dilaksanakan setiap hari jumat, sabtu, minggu. Untuk pemuda/inya, akan belajar banyak hal, kita akan kumpul rutin setiap seminggu sekali, bisa saling sharing banyak hal. Nanti utamanya juga mengaji, sekalian belajar jurnalistik & fotografi, insyaAllah juga akan menjadi reporternya rumah pintar Cah Magetan. Kan keren tuh, insyaAllah berkah, gimana kita bisa mempermudah orang lain untuk belajar, untuk membaca, karena titah Tuhan yang pertama adalah "Bacalah". Nah, bagi saudara/i, yang ingin menyumbang buku, usahakan buku bacaan/majalah yang layak baca, jangan LKS/buku tulis bekas ya. hehe | Atau ada yang mau menyumbang dana, belikan rak, hibah komputer untuk belajar adik-adik di rumah pintar, atau malah ada yang mau hibah rumah + tanahnya untuk dijadikan rumah pintar. Kami sangat tersanjung & bersyukur, bisa hubungi, 085235455717 an: Tyas Haryadi 
        Impian kami sederhana, kami ingin menjadi perpustakaan terbesar & terlengkap di dunia, dengan islam sebagai dasarnya. InsyaAllah, besok pagi giliran para pendiri awal CM Library nih, ada de Fitri, Fitria, Heni, Dwi PL, Ayu, Rahayu, ada juga Wahyu & Eko, mau kumpul lagi, temu kangen. Dulu susah senangnya banyak di CM Library, berbagi ilmu, hunting, pelatihan, buat buletin, rujakan, dll. Besok mau buat proposal ke gramedia, lagi ada bagi-bagi buku ke perpus swadaya, atau komunitas, dengan 500judul, lumanyan, mohon doanya ya. Kalau bersama pasti bisa, itulah kuatnya jamaah, ya jamaah pendiri, ya jamaah KKN, ya jamaah volunter, pokok jamaah dah, 27 derajat. Sekian, sukses dunia akhirat untuk anda semua dan keluarga.... salam #IndonesiaMembaca ^_^

31 Dec 2013

Ngimpi siang bolong!

Mimpi, Siang Bolong
       Dukuh Kambingan, Kab.Magetan, 28 Ramadhan 1434H (6/8/'13)... Saya barusan mimpi, kelak Magetan ini akan benar-benar 'ngumandang' (menggelora namax), bukan karena wisata, bukan karena ekonomi, pendidikan, budaya, apalagi politik serta dunia teknologinya. 
       Saya bermimpi Magetan 'ngumandang' karena agamanya, karena gereja-gereja, wihara, pura, kelenteng dimakmurkan oleh umatnya, karena masjid-masjid & musholla-musholla makmur, diramaikan oleh umat muslim seluruh Magetan. Dan karena umat beragama di Magetan begitu menikmati waktu-waktu mereka beribadah, semuanya menjadi berimbang, "balance" kata guru kesenian SMP saya dulu. 
       Wisata Magetan tak se'wah' Hawai, tp sejajar Bali, ekonomi bukan tandingan Jakarta, tp 11 12 dengan Surabaya, pendidikan jg bukan tandingan Malang + Jogjakarta, cukup mengutit di no 3 setelah mereka, dalam hal budaya Jawa pusatnya kan Kasunanan dan Kasultanan, Magetan mengembangkan jd yang selanjutnya, begitu pula halnya dalam politik, olahraga, pangan, teknologi dan lain-lainnya. 
       Eh, ternyata saya belum tidur sejak tadi pagi, belum tidur siang. Semua ini adalah impian saya ketika menjadi Bupati Magetan nantinya, aamiin. Apakah saya mendikte Allah? Bagi saya ini adalah do'a, permintaan, dan tiada doa hamba kepada Tuhannya kecuali do'a itu dikabulkan. Seperti itu pula akan saya jaga mimpi2 anak2 Magetan, seluruh Indonesia, seluruh Negeri ini. 
       Anak tukang parkir punya cita-cita jadi dokter? Pasti bisa! Anak jual sayur omset 30rb sehari mau jadi DPR? Pasti bisa! Anak kuli bangunan mau jadi Jendral? Pasti bisa! Anak pemulung mau jadi pengusaha besar? Pasti bisa! Anak montir mau jadi presiden (ini saya)? Pasti bisa! ada Allah, jgn berharap pada pemimpin, apalagi waktu sy kelak jd Bupati atau Presiden, tempat berharap cuma Allah, lewat motivasi & kebijakan pemimpin, itu bisa jadi. Saya cuma manusia hina yang disembunyikan aib-aibnya oleh Allah. 
       Ngabdi ke Magetan tidak harus di pemerintahan, tp di pemerintahanlah yang paling tepat. "Dari, oleh, untuk rakyat", masih ingat selogan ini? Itulah seharusnya pemerintah, khalifah. Saya belum yakin bisa seperti ini, tp saya akan berusaha semaksimalnya, seperti bersama keluarga, karena kalian semua keluarga saya. Terkadang saya pasti memerah, berang, itu khilaf, dan karena rasa cinta saya yang terlalu berlebih pada kalian. Bermimpilah, karena mimpi adalah doa, karena yg gratis di hidup salah satunya adalah mimpi. Doaku, dan doa kita bersama, semoga impian mulia kita selalu dikabulkan Allah, hanya Allah tempat kita menyembah dan memohon pertolongan. dari #?SangPenggembala , Tyas Haryadi ^_^

15 Dec 2013

Prinsipku

Prinsip hidup, ku, kamu, dia...
       Bukan kerja sambilannya usaha, tapi usaha tujuannya ngabdi.... #prinsip kalau kebanyakan orang mikir, kerja dulu, nanti kalau sudah ada modal baru bukan usaha, itu bukan Tyas Haryadi... Aku terlalu banyak modal, jadi aku pilih untuk buka usaha, dan tujuan tetep ngabdi, ngabdi ke Allah... Aku masih bermimpi (berdoa) untuk jadi Bupati Magetan, Presiden Indonesia, Pelatih Timnas Indonesia, dan Pesantren Rakyat, tapi tidak akan mencari uang dari situ, aku mengabdi di mimpi2 itu, dari bisnisku sudah membludak insyaAllah... Ngabdi ke siapa? ke Allah!
       Trus ada yang tanya, bisnis cuma gitu apa bisa buat kaya? Kamu aja otak & mimpinya nggak sampai... Dari usaha ini aku bakal punya komplek di bukit bancak, IT & Multimedia, terbesar di dunia, tiap provinsi ada juga, tiap kabupaten cabangnya... Masih ada juga mau akuisisi PERSEMAG, mau diganti nama jadi PERSETAN, distro muslim CMD, Library terbesar di dunia CML, resto JAWA, semuanya, wajib mendekatkan diri kepada Allah, mau karyawannya, programnya, pemimpinnya, yang dititipin juga! 
       Jika ada gunung menghalang kan ku belah, jika samudera jd rintang kan ku keringkan! Semua yg ada di bisnisku wajib sholat 5 waktu jamaah, wajib dhuha, wajib sedekah, wajib tahajud, wajib baca Al-quran, g'mau? pecat! Semua punya salah dan dosa, kalau aku banyak banget, maafin ya twips, semoga Allah mengampuni kita, aamiin Keras itu diprinsip, tp hati tetep lembut, tingkah laku tetep santun, muka murah senyum, bibir murah dzikir dan doa... ^_^ Salam buat keluarga, dr Tyas haryadi #sangpenggembala, barokallah dulur.. ^_^

9 May 2013

Emang lu masih bisa ber'IMAJINASI' dan punya 'MIMPI'?

Menghapus mimpi? maaf.
#AHAD 
       Sewaktu kecil dahulu aku adalah pecinta peta, setelah aku dibelikan oleh ibu tercinta sebuah peta dunia komplit, yg belum 33 provinsi, serta timorleste masih jadi satu dengan Indonesia. Aku lupa kapan tepatnya, kurang lebih kelas 2/3 SD. lalu ku hafalkan, pulai paling besar itu Kalimantan, lalu ku blat di kertas gambar, aku tempel dikamarku, kulihat, lalu ku bandingkan dengan singapura, "singapura kayak upil, kalau Kalimantan itu orang!" *gumamku 
      Dahulu kulihat ke Afrika (tidak tahu kenapa, saya tertarik dengan bentuknya, dan nama2 negaranya), ku masih ingat negara pertama yang ku hafal adalah Mali (domainnya sekarang pakai ".ml", untuk orang IT). Aku masih ingat pula ketika dahulu bermain tebak-tebakan nama, apapun, yang paling ku suka adalah hewan, tanaman, & negara, karena aku hobi lihat peta. 
      Aku lebih sering jd jagoan, 'bangga banget rasanya'. yang paling indah adalah ketika kecil dahulu, dengan petaku, Indonesia, ku luaskan, samudera Hindia & laut cina selatan, kuhabisi. Ku kurung besar, ku jadikan wilayah Indonesia, waktu itu belum ku kanal apa itu ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). Lalu ku beri titik beberapa negara, mulai Kanada, Selandia baru, Mali, Mesir, Italia, dan berbagai negara lain. "Aku akan kesini, pasti banyak yang menarik!", kataku dengan yakin. 
       Ah, sekarang aku sudah tua, hampir 1/3 umurku habis (kalau idem umur Rasulullah). Tapi, aku tak mau tuaku membuatku kehilangan imajinasi, tuaku menghilangkan impian. Sungguh, semakin besar, semakin dewasa, dan semakin tua seseorang pribadi, kebanyakan mereka lupa akan apa itu imajinasi, apa itu impian. Semakin tua, semakin sulit berimajinasi, semakin kepayahan untuk memiliki impian, apalagi menjaganya. 
       Imajinasi itu adalah sesuatu yang tak terbatas, sementara mimpi adalah sebuah doa. tapi kebanyakan orang dewasa lupa itu, kemana imajinasi itu, kemana mimpi2 itu? Masih punyakah ini orang2 dewasa saat ini imajinasi & mimpi2? Inilah sebabnya kenapa orang dewasa itu membosankan dan tidak berwarna, mereka sudah kehilangan imajinasi dan impian2... salam dari Tyas Haryadi, Sang Penggembala... :)

5 May 2013

Renungan Malam Minggu

       Beberapa tahun lalu saya pernah ketemu dengan teman yang sudah mapan (bekerja, yang satu jd PNS, satunya lg jadi karyawan BUMN). 
Dia bertanya, "mari kuliah arep kerja nang ndi yas?" 
Saya jawab, "mau jadi pengusaha, punya CV, PT, pesantren, klub bula, perpus, studio, mall!" 
Beliau jawab lanjut, "dadi wong iku aja neko2, kaya aku ngene ini wae, dadi PNS, cukup gawe anak bojo mbesok!" "yo walaupun ora pada kaya gajine DPR, tapi kerja neng BUMN mesti warek gawe mangan keluarga!" 
       Bagi saya, itu egois, kenapa? QT bisa dapat 2500juta, lalu kenapa puas dg 2,5 juta? qt bisa memberi nafkah untuk 100 keluarga dg usaha kita, knp puas dg keluarga sendiri.... PENGUSAHA itu bukan hny mau kaya, tp gimana bisa kaya bersama2. manusia itu bukan tentang harta, tp tentang seberapa manfaat dia... mari jadi pengusaha!!!! :) , Salam dari Tyas Haryadi, Sang Penggembala... ^_^

1 May 2013

Testimoni

*TESTIMONI, 
"Dari tahun 2010 awal saya punya impian (doa) ingin jadi RI1 (Presiden Republik Indonesia, tahun 2029). Seiring waktu, saya ketemu banyak orang, lalu sesekali saya ceritakan mimpi itu. Banyak yang mendukung, mencibir, mendoakan, tertawa, minta jadi menteri kalau saya presidennya & paling banyak bilang 'NGIMPI'. 
Tapi saya tersenyum, karena 'MEREKA SUDAH MENGAKUI SAYA SEBAGAI PEMIMPI!' 
Saya makin yakin dengan (salah satu) impian dalam hidup saya, karena masih banyak mimpi besar lain.
"Terimakasih buat yang memberi batu bata, aspal, genting, semen (mendukung & mendoakan), sekarang semuanya itu sudah jadi jalan bebas hambatan saya   menuju RI1. Terimakasih pula untuk yang ngelempar kerikil/batu (mencibir, menganggap remeh, bilang 'NGIMPI', sekarang batu & kerikil itu (yang dari dulu saya kumpulkan) sudah jadi sebukit, tempat untuk menyemai impian saya (yang saya   abdikan untuk impian Indonesia)... 
Barokallah untuk semua yang pernah ada di hidup saya, sukses dunia akhirat... ^_^ mohon, dukungan, doa, cacian, cibiran, dan kata2 'NGIMPI'nya... :) dari Tyas Haryadi, Sang Penggembala... 
kunjungi blog kami yang lain : 
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com