Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts

10 Dec 2016

TOLAK UKUR KEBERHASILAN DALAM RUMAH TANGGA

"APA SIH TOLAK UKUR KEBERHASILAN RUMAH TANGGA"?

Sebagian besar masyarakat mengatakan, ada DUA hal yang jika terjadi maka rumah tangga tersebut terbilang sukses:
1) Punya Anak,
2) Banyak Harta.
Bukan itu, Buktinya:
1. Rumah Tangga 'Aisyah Radhiallaahu 'anha tidak dikaruniai anak, lalu apakah kita akan berkata Suami-Isteri tersebut tidak harmonis? Tidak bahagia?
2. Rumah Tangga Fatimah Radhiallaahu 'anha sangat minim harta. Beliau pernah menahan laparnya selama beberapa hari hingga kuninglah wajah beliau. Lalu, apakah kita berani mengatakan bahwa rumah tangga mereka hancur berantakan diujung tombak? TIDAK.
Bahkan Suami beliau adalah salah satu penghuni Surga Allah
Masyaa Allah...
BENAR, sebagai seorang Isteri jangan ber-mudah-mudahan untuk menuntut kalimat perpisahan hanya karena sebab-sebab diatas.
SEBAB ummahatul mukminin tidak pernah memberatkan suaminya dengan perkataan tercela.
Juga, sebagai seorang Suami jangan ber-mudah-mudahan mengatakan "aku tak punya harta, aku tak pantas untukmu Duhai Isteriku.."
Innalillaahi wa inna ilayhi rooji'un...
Tahukah para Suami, kalimat tersebut justru enggan didengar oleh Istri kalian.
Sebab para sahabat tidak tercermin dalam diri mereka sifat keputus-asaan.
TOLAK UKUR KEBERHASILAN RUMAH TANGGA seorang Muslim adalah, KETIKA SETELAH MENIKAH, maka :
1. Bertambahlah TAQWA mereka kepada Alloh.
2. Bertambahlah AMALAN-AMALAN SUNNAH mereka.
3. Bertambahlah KESABARAN mereka dlm setiap taqdir Allah.
4. Bertambahlah Ghiroh/Semangat mendatangi majelis-majelis 'Ilmu Allah.
5. Bertambahlah TAKUT mereka sebab mengingat hari dimana mereka akan terpisah dan menghadap sidang Rabb-nya yang paling adil.
6. Bertambah BERHARAPLAH mereka kepada Rabb-nya agar bisa dinikahkan lagi dalam Jannah Alloh swt tanpa hisab...
Masyaa Allaah.. BaarakAllaahu fiikum..
- Ustadz DR.Safiq Riza Basalamah, MA...

4 Jul 2015

Gendong Ibu untuk haji ke Mekah, bismillah

       Jumat (03/07/2015), pagi itu aku dan adik tengah bersiap-siap untuk berangkat ke rumah nenek di Mojokerto. Aku dan adik sudah sepakat untuk memenuhi 'dawuh' ibu & bapak untuk berangkat kerumah nenek dan kakek di Mojokerto. Keduanya tengah sakit, nenek terkena stroke, sementara kakek bermasalah dengan pendengaran, pengelihatan dan kaki beliau. Misi kami kali ini adalah silaturohim, sekali mengantarkan jamu, juga kacamata untuk nenek dan kakek. Mohon doanya ya, semoga beliau berdua segera sembuh, aku doakan saudara/i dan keluarga sehat selalu, jasmani & rohani. Jika ada yang sakit juga segera disembuhkan, aamiin, alfatihah
       Aku dan Adik akan berangkat setelah sholat jumat, kurang lebih jam 13.00 WIB, naik sepeda motor. Karena ingin sekalian wisata ke Waduk Bening Kab. Madiun dan Museum Majapahit di Trowulan Mojokerto. Kalau naik bus/kereta akan ribet nantinya, lagi pula naik sepeda motor lebih hemat, hehe. Mau naik mobil, juga belum dititipi oleh Allah, aku doain saudara/i yg belum punya mobil segera punya mobil. Dan mobil itu nanti mengantarkan kepada ke sholehan aamiin
       Kali ini aku membawa tas karier (itu yg buat mendaki gunung), karena bawaan kali ini cukup berat, walaupun tidak terlalu banyak. Ada dua pack jamu (lupa namanya), dengan kemasan botol, gula & kopi, pakaian dan barang-barang lain. Masuk dah semuanya ke tas karier, cukup berat kawan, adikku saja cukup kesulitan untuk menggendongnya. Lalu akupun mencobanya beberapa kali, lumayan juga memang, cukup berat jika dibandingkan dengan bawaan ketika mendaki gunung. *hek, agak bungkuk dah hehe
      Ketika duduk di dipan tempat kami menata barang, aku, ibu dan adik tengah bercanda. Akupun bercanda ke ibu, 'nyobi numpak pripun buk?' (arti: nyoba naik gimana bu?) Yang tak maksud adalah naik ke tas karier yang memang cukup besar, ibu bilang 'akupun bisa masuk tas ini' (dalam bahasa jawa). Lalu beliau naik keatas tas, kepundakku, langsung dah, aku gendong ibu, untuk jalan-jalan sebentar, sambil beliau tertawa. Hehe, senang sekali rasanya bisa gendong ibu, beliau tampak terhibur, semoga bisa haji kelak dengan ibu & keluarga besar juga, di awali acara gendong ini. aamiin | Ini mengingatkanku tentang sebuah kisah anak yg menggendong ibunya ketika melakukan ibadah haji.
       Setelah ibu turun, aku mau nyoba gendong adikku, awalnya dia nggak mau, tapi aku kan keras kepala, hehe. Tak tunggu sampai mau, akhirnya mau juga digendong, tak bawa kebelakang pula, ketemu nenek, aku tanya ke nenek, mau digendong sekalian atau tidak? Beliau bilang, masih bisa jalan kok digendong, hehe, tangguh bener dah nenek. Akhirnya kumpul dah berempat, di dipan itu, ritual biasa kawan, minta maaf ke nenek, ibu, adik, karena aku tahu, pasti banyak salahnya. Trus minta doa bareng-bareng, supaya bisa segera haji semua, sekeluarga besar, komplit paman bibi, juga keponakan. Ada juga banyak selipan doa lain, salah satunya, supaya aku segera nikah, dapat istri sholiha, punya anak tiga, belas (13), hehe, bantu doa juga ya.
       Mungkin sedikit nggak nyambung kali yah, tapi insyaAllah dari nyegengin ibu, gendong beliau, doa bareng, cita2 haji bareng juga terkabul. Itulah kenapa aku membuat judul, "gendong ibu untuk haji ke Mekah", nyenengin ibu dulu, sama juga nyenengin Allah, nyenengin ortu dulu, sama juga nyenengin Allah. Ridho Allah ada di ridho ortu, murka Allah ada di murka ortu, kalau ortu sudah ridho dg cita-cita kita, insyaAllah cepet dah, yakin, bismillah. Aku doakan, saudara/i semua bisa berhaji semua, komplit keluarga besar, juga keturunan kelak. Kalau sudah berhaji, semoga jadi haji yg mabrur, aamiin, alfatihah
       Sekian kisahku kali ini, maaf nggak ada foto sebagai data otentiknya, hehe, aku sertakan foto dari serching aja yah, biar cepet ketularan juga. aamiin | Pencintraan lagi, hehe, ini sedang berusaha meluruskan niat, semoga menjadi ajakan menuju kebaikan, di bulan Ramadhan ini. Semoga manfaat, Allahumma sholli'ala Muhammad. Labbaik Allahumma Labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni'mata laka wa al mulk la syarika laka.... Tyas Haryadi ^_^

Tips "Belajar Iri"

Repost lagi, bismillah dah, semoga akun FB Tyas Haryadi semakin bisa manfaat, mengajak pada kesabaran & kebenaran, aamiin. Kali ini ingin berbagi tips "belajar iri", yg dibolehkan oleh islam tentunya, langsung saja dibaca ya...

Bismillahirrohmanirrohim, pagi ini saya ingin berbagi sedikit tentang tips "belajar iri". Tentu belajar iri yg dimaksud ini dalam tanda kutip, yaitu iri yang positif. Seperti sebuah hadits, di mana Rosulullah tidak memperbolehkan iri kecuali kepada dua hal. Dari Abdullah bin Mas‘ud RA, ia ber­kata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal: (iri ter­hadap) orang yang dikaruniai Allah dengan harta kemudian membelanja­kannya dalam kebenaran dan (iri terha­dap) orang yang dikaruniai Allah dengan ilmu kemudian mengamalkannya dan mengajarkannya’.” (Muttafaq ‘Alaih).

Nah, itulah yg seharusnya kita pelajari, iri kepada mereka yg berharta lalu membelanjakannya dalam kebenaran, dan iri kepada mereka yg berilmu kemudian mengamalkan dan mengajarkannya. Menurut beberapa definisi, Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Terkadang dg mudah kita terbersit sifat iri ketika ada teman yg penghasilannya bepuluh, ratus, bahkan ribu kali lipat dari kita. Terkadang dg moleknya sifat iri berjalan-jalan di hati kita, ketika orang lain mempunyai karya hebat, mempunyai ketenaran, dapat rejeki, dan lain sebagainya.

Ini ada beberapa tips, agar kita bisa belajar iri, yaitu iri yg diperbolehkan oleh Allah SWT :

1. Berdoa, sesering mungkin kita berdoa untuk dijauhkan dari segala penyakit hati. Mungkin, kita sering berdoa untuk sehat jasmani, terhindar dr segala penyakit jasmani, tetapi kita kurang berdoa untuk sehat rohani, terhindar dr segala penyakit hati. Menurut Aa'Gym dan Yusuf Mansur, kalau berdoa pakai bahasa arab/bahasa Al-quran belum mengerti, pakai bahasa Indonesia saja, Allah Maha Tahu.

2. Ingat hadits diatas, ketika ada bersitan dalam hati "wah, enaknya temanku itu, uangnya banyak, kenapa kok yang dapat dia, bukan aku?". Bisa bahaya ini, bisa jadi ini bisikan setan, "astaghfirullah, ya Allah, ampuni hamba, ampuni hamba, seharusnya tak boleh ada iri. Hamba hanya boleh iri, dg teman-teman hamba yg kaya yg dermawan, yg kaya yg hartanya untuk jalan kebenaran." Dengan mengingat-ingat hadits diatas, kita bisa menstimulus diri untuk selalu belajar iri yg diperbolehkan. Agak keblinger dikit, ingatkan diri sendiri, doa lagi.

3. Minta untuk diingatkan, bukankah Allah memperintahkan kita untuk saling mengingatkan dalam kesabaran & kebenaran? Nah, minta tolong dong, sama orang2 sekitar kita "ibu, bapak (misal ortu), tolong ingatkan aku kalau salah, pasti bakal ada salahnya, mohon di ingatkan!". Begitu juga ke saudara, sahabat, teman, guru, rekan kerja, terutama orang-orang yg lebih sholih dan alim.

4. Minta untuk di doakan, kita sering minta di doakan "doakan aku sukses ya!" ini keren, coba ditambahi "doakan aku sukses dunia akhirat ya, kamu juga!" ini lebih keren juga. Lalu kenapa kita juga tidak minta di doakan, "doakan aku sehat jasmani rohani ya, terhindar dari penyakit jasmani dan rohani juga!". Atau boleh minta di doakan, ke siapa saja yg di jumpai, "doakan aku terhindar dari iri ya, hanya iri yg diperbolehkan Allah saja!"

5. Mendoakan orang lain, Dari Abu Darda’ ra. bahwasannya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tiada seorang muslim yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya, kecuali malaikat berkata: “Dan untukmu pula seperti itu.” (HR Muslim)

Semoga kita semua sehat jasmani rohani, terhindar dr segala penyakit fisik dan hati, selamat dunia akhirat, aamiin. Sekian, pasti ada salahnya, mohon dimaafkan, ambil baiknya, semoga bermanfaat, wallahu'alam bishowab ^_^

Egois?

Repost lagi, dari akun FBku ~> Tyas Haryadi, kali ini tentang sebuah kultum di pesantren entrepreneur, selamat membaca, semoga bermanfaat:

Beberapa tahun yg lalu saya bertemu dg atasan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Bos saya bertanya, "pak Bagus, setelah keluar kerja apa yg akan anda lakukan?". Saya menjawab, "saya akan berbisnis pak!". "Berbisnis?" tanyanya, "pak Bagus, saya mau kasih saran, jadi orang jangan neko-neko. Seperti saya ini, kalau dihitung-hitung maka penghasilan saya sekitar 2,5 juta perbulan, apa yg saya lakukan? Saya bersyukur dg apa yg Allah berikan kepada saya, menerimanya dg kesyukuran, saya nikmati dan saya tidak neko-neko." Dalam hati saya, orang ini begitu egois, dia hanya mementingkan dirinya sendiri. Kalau memang cukup dg 2,5 juta perbulan, kenapa tidak mencari 20 juta, yg 17,5 jutanya dikasih orang lain. Jika kita cukup dg penghasilan kita sekarang, kenapa tidak mencari lagi untuk bisa membantu orang lain? Masih banyak saudara-saudara kita yg membutuhkan bantuan kita. Sering kali cita-cita kecil, karena kita sangat-sangat egois. Kita sering bekerja hanya dg target untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di suatu pelatihan, saya pernah bertanya kepada seorang peserta, "berapa penghasilan yg anda inginkan?". Ada yg menjawab, "saya tidak tahu pak, saya tidak tahu ingin punya penghasilan berapa. Tapi yg saya inginkan, saya ingin punya pesantren, yg minimal mampu menampung 100 santri yatim piatu atau fakir miskin, dan mereka semua free, mereka semua gratis. Kalau saya hitung-hitung, minimal saya harus punya penghasilan 100jt perbulan." Bagaimana dg cita-cita anda? Berapa penghasilan yg anda inginkan perbulan? Berapa banyak anda ingin punya anak asuh? Berapa banyak anda ingin punya anak yatim piatu? Bisa jadi penghasilan kita sekarang kecil, karena cita-cita kita memang masih kecil. Cita-cita kecil, karena kita hanya memikirkan diri sendiri, barang siapa membantu masalah orang lain, maka Allah akan membantu menyelesaikan masalahnya. Allah akan melipat gandakan rejeki dan di infakkan tanpa batas, dan sebaik-baik kamu adalah yg paling banyak manfaatnya. Saya Bagus Hernowo, Pesantren Entrepreneur untuk anda rekan Data

SMS an dengan adik tercinta

Selamat malam/siang para pembaca, kali ini ingin repost kembali catatanku via akun FB ~> Tyas Haryadi. Kali ini tentang isi smsku dg adik tercinta, Reni Haryati. Sebenarnya, sebelumnya tengah mendengarkan tausiyah untuk mengungkapkan segala hal dengan terbuka, langsung praktik dah. Adapun catatannya sebagai berikut:

aku : Adik yang cantik, mas njaluk sepuro sing akeh ya, mas urung iso dadi kakak yang baik buat pean. Mas durung iso wenehi contoh sing apik, durung iso ngajak pean nyang becik. Ilmune mas sik cetek, durung iso ngayomi pean, isik sering ngecewakno pean, nglarani ati pean, kasar neng pean, kurang peka, bentak, lan sak piturute...

adik : nggeh

aku : Mas nyuwun ngapuro sak gedhe-gedhene dik, urung iso dadi kakak impian pean :'( | Mas nyuwun tulung, pean bantu masmu ben dadi mas luwih sholeh, tambah ilmu, iso ngayomi pean & keluarga, iso ngajak neng kabecikan. Suwun ya adik tercinta, atas semuane, pean sudah begitu banyak ngebantu mas, nemenin mas, dengerin serewetku...

adik : Enggeh mas

aku : Mari dik, kita doakan untuk ibu tercinta, bapak tercinta, semoga diampuni Allah, diberi sisa umur yang berkah & manfaat, kelak dijauhkan dari neraka Nya, di masukkan dalam surga Nya. Kita dijadikan anak keturunan yang sholih/a, juga untuk para orang tua saudara/i kita se islam, juga saudara/i kita. Aamiin, alfatiha, cium dari masmu...

adik : Enggeh mas......

Sungguh, adikku ^_^

Sumber: https://www.facebook.com/notes/tyas-haryadi/sms-an-pagi-ini-dg-adik/1092209110795484

Harus Kaya

Posting kali ini aku ambil dari catatan pribadi di akun facebook ku sendiri, Tyas Haryadi. Adapun catatanku sebagai berikut: 

Suatu saat, saya bertemu dg kawan di rumahnya, sambil bersilaturohim saya ingin mengajaknya berbisnis. "Pak, ayo pak berbisnis dg saya" | "saya tidak mau pak" Jawabnya mantab | Kemudian saya tanya "kenapa?" | jawabnya "saya takut kaya!". Saat itu saya kaget, ternyata ada orang yg takut kaya. Dia sangat paham, kalau menjalankan bisnis resikonya adalah kaya. Lalu saya bertanya, "kenapa anda takut kaya?" | "saya takut hubbuddunya, saya takut cinta kepada dunia". Dalam hati saya, 'luar biasa kawan saya ini, dia orang yg sholeh'. Dalam hati saya saya berdoa, 'Yaa Allah, orang sholeh seperti inilah yg seharusnya kaya". Karena kalau kekayaan dipegang oleh orang-orang sholeh, insyaAllah rahmatanlil'alamin. Tapi sayangnya, orang sholehnya tidak mau kaya, orang kayanya tidak mau sholeh.

Kemudian saya bertanya, "apakah hubbuddunya penyakitnya orang kaya saja?" | "tidak, orang miskinpun banyak yg menderita hubbuddunya". Masalahnya bukan dikaya atau dimiskinnya, tetapi bagaimana kita bersikap kepada kekayaan. Dengan alasan inilah banyak umat islam yg tidak mau bekerja keras, tidak mau berusaha menjadi orang kaya, dan tidak mau menjadi orang besar. Umat islam, terlalu besar untuk punya cita-cita kecil. Umat islam harus kaya, seperti kayanya Abu Bakar As-sidiq, seperti kayanya Umar bin Khatab, dan seperti kayanya Utsman bin Affan, karena kekayaannyalah islam bisa berjaya.

Rasulullah mengajarkan kita untuk berdoa, "Yaa Allah aku berlindung kepada Mu dari kekufuran dan kefakiran, aku berlindung kepada Mu dari azab kubur". Yang menjadi masalah bukan seberapa banyak kita mendapatkan uang, tp uang itu dari mana dan untuk apa. Sabda Rosulullah, "kita tidak boleh iri kecuali kepada 3 orang. Pertama, orang yg berilmu yg mengamalkan dan mengajarkannya. Yang kedua, orang yg mati syahid. Dan yang ketiga, orang kaya yang dermawan.". Ingatlah, kita adalah harapan masa depan umat, bangkit mulai sekarang, harapan itu pasti ada, Allah bersama kita. Bagus Hernowo pesantren entrepreneur

Tentu berbeda, jika orang sholeh yg punya hotel, dg orang bukan islam yg punya hotel. Sah-sah saja, di hotel bintang 5 misal, yg terdengar di lorong-lorongnya adalah murottalnya Syaikh Misyari Rasyid Alafasy, karena yg punya sholeh. Di SPBU, di minimarket, di mall, di studio, di apotek, toko bangunan, restoran, wajib tutup waktu sholat wajib tiba, semuanya sholat jamaah. Dan tidak ada itu SPG yg buka aurot, kalau yg punya dealer itu orang sholeh, pake hijab syar'i semua, malah bisa tidak ada lagi SPG (Sales Promotion Girl), diganti SPB (Sales Promotion Boy). Yakinlah, karena kita punya Allah Yang Maha Kaya, yg punya seluruh alam semesta....

Sumber: https://www.facebook.com/notes/tyas-haryadi/harus-kaya/1093309457352116

31 Dec 2013

Ngimpi siang bolong!

Mimpi, Siang Bolong
       Dukuh Kambingan, Kab.Magetan, 28 Ramadhan 1434H (6/8/'13)... Saya barusan mimpi, kelak Magetan ini akan benar-benar 'ngumandang' (menggelora namax), bukan karena wisata, bukan karena ekonomi, pendidikan, budaya, apalagi politik serta dunia teknologinya. 
       Saya bermimpi Magetan 'ngumandang' karena agamanya, karena gereja-gereja, wihara, pura, kelenteng dimakmurkan oleh umatnya, karena masjid-masjid & musholla-musholla makmur, diramaikan oleh umat muslim seluruh Magetan. Dan karena umat beragama di Magetan begitu menikmati waktu-waktu mereka beribadah, semuanya menjadi berimbang, "balance" kata guru kesenian SMP saya dulu. 
       Wisata Magetan tak se'wah' Hawai, tp sejajar Bali, ekonomi bukan tandingan Jakarta, tp 11 12 dengan Surabaya, pendidikan jg bukan tandingan Malang + Jogjakarta, cukup mengutit di no 3 setelah mereka, dalam hal budaya Jawa pusatnya kan Kasunanan dan Kasultanan, Magetan mengembangkan jd yang selanjutnya, begitu pula halnya dalam politik, olahraga, pangan, teknologi dan lain-lainnya. 
       Eh, ternyata saya belum tidur sejak tadi pagi, belum tidur siang. Semua ini adalah impian saya ketika menjadi Bupati Magetan nantinya, aamiin. Apakah saya mendikte Allah? Bagi saya ini adalah do'a, permintaan, dan tiada doa hamba kepada Tuhannya kecuali do'a itu dikabulkan. Seperti itu pula akan saya jaga mimpi2 anak2 Magetan, seluruh Indonesia, seluruh Negeri ini. 
       Anak tukang parkir punya cita-cita jadi dokter? Pasti bisa! Anak jual sayur omset 30rb sehari mau jadi DPR? Pasti bisa! Anak kuli bangunan mau jadi Jendral? Pasti bisa! Anak pemulung mau jadi pengusaha besar? Pasti bisa! Anak montir mau jadi presiden (ini saya)? Pasti bisa! ada Allah, jgn berharap pada pemimpin, apalagi waktu sy kelak jd Bupati atau Presiden, tempat berharap cuma Allah, lewat motivasi & kebijakan pemimpin, itu bisa jadi. Saya cuma manusia hina yang disembunyikan aib-aibnya oleh Allah. 
       Ngabdi ke Magetan tidak harus di pemerintahan, tp di pemerintahanlah yang paling tepat. "Dari, oleh, untuk rakyat", masih ingat selogan ini? Itulah seharusnya pemerintah, khalifah. Saya belum yakin bisa seperti ini, tp saya akan berusaha semaksimalnya, seperti bersama keluarga, karena kalian semua keluarga saya. Terkadang saya pasti memerah, berang, itu khilaf, dan karena rasa cinta saya yang terlalu berlebih pada kalian. Bermimpilah, karena mimpi adalah doa, karena yg gratis di hidup salah satunya adalah mimpi. Doaku, dan doa kita bersama, semoga impian mulia kita selalu dikabulkan Allah, hanya Allah tempat kita menyembah dan memohon pertolongan. dari #?SangPenggembala , Tyas Haryadi ^_^

18 Jun 2013

Young Coach IM, profesi baruku!

Logo Indonesia Muda, sejak 1960, semoga semakin besar.
       Alhamdulillah, senin sore (29/4) tidak jadi interview di SSB Indonesia Muda, tapi tadi dapat kabar bagus, jumat (3/5) adalah kesempatan melatih SSB Indonesia Muda, emang Allah Maha Pengasih lagi Penyayang... semoga berkah, sampai saya jadi pelatih timnas Indonesia + bawa Indonesia juara piala dunia... amin :) 
       Hari pertama jadi coach di IM (Indonesia Muda), (3/5) masih duduk2 dipinggir lapangan. menyapa dulu matahari sore hangat di daerah Rampal, teringat ibu dan bapak. ketemu asisten pelatih, sharing2 banyak hal, mulai dari cara kepelatihan, teknis, motivasi, kisah masa muda, anak beliau, sampai kepada cita-cita saya dirikan IM di Magetan. 
       Banyak bakat2 luar biasa disana, salah satu yg U17 juga masuk timnas Indonesia U17. Belum bertemu pelatih kepala, Pak Musleh, mantan pemain Persema, Tenggarong & PSM. Tapi sudah mulai paham kepelatihan di IM. Sampai beberapa hari terakhir akhirnya saya sudah melatih IM, biasanya banyak yang kenal dengan Indonesia Mengajar, atau gerakan Indonesia Muda yang baru ada beberapa tahun terakhir. Padahal Sekolah sepakbola dan timnya Indonesia Muda sudah ada sejak 1960. 
       Saya begitu bahagia ketika setiap waktu saya sekarang banyak dihabiskan di lapangan sepakbola, itupun tentu diapit dengan waktu di masjid. Subhanallah, "kullu ardhin masjidun" (setiap2 bumi adalah masjid), membuat saya yakin, dimanapun saya, saya sedang berada di masjid. Sayang disayang, kebanyakan mereka yang ikut IM (anak-anak SSB) kehilangan sholat Asharnya, bahkan mungkin Magribnya juga. 
       Apalagi yang rumahnya jauh-jauh, semoga bisa dibenahi lah, mulai dari adik2 binaan saya dan saya sendiri. Alhamdulillah, sungguh Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ya Rabb. baru kemarin hamba berdoa, sekarang kau kabulkan, perbanyak sedekahnya, puasa sunahnya, ajak yang lain juga... insyaAllah semua doa pasti terkabul, ini janji Allah, bukan janji saya... Alllahu akbar... :)
       Lagi, saya pernah bermimpi jadi pemain sepakbola, tapi belum tercapai, saya pernah mimpi membawa Indonesia juara piala dunia. Lalu sekarang? Saya bermimpi jadi pelatih timnas Indonesia, lalu juara piala dunia, amin, ini mimpiku, salah satunya. Semoga terkabul, amin... Salam dari Sang Penggembala, Tyas Haryadi

Kalian lebih cantik kalau menutup Aurot!

Yang penting ada niat, Qulhu ae, kesuen!

       Yup, pagi ini sebelum 'kula bidal dateng malang' (saya berangkat kemalang), mau nulis sedikit tentang beberapa temen yang punya niat mulia + semangat 45. Kemarin sore (31/5/'13), saya kembali lihat latihannya RESMAPALA (Remaja SMA Pecinta Alam) di SMAN 1 Kawedanan, Magetan. Intinya lagi nyiapin acara buat diklat, sama milih2 baju + slayer buat angkatan 19 ini. 
       Ah, lalu ada forum sharing di akhirnya, saya liat ada cewek semua ini (7 + 1 g'masuk)? "mana cowoknnya?" tanya saya, "keluar semua mas" jawab Catur (senior kelas 3), "alhamdulillah" jawab saya... "kok alhamdulillah mas?" sertak cewek2 ini. "Dari pada keluar semua? anda ber8 juga keluar?", "iya2, hehe, kan habis mas" jawabnya lagi. "Itu metode syukur, syukur dulu, syukur lagi, syukur lagi, baru kalau meninggal jg Alhamdulillah, tapi Innalillah!" pungkas saya.
       Pemeriksaan kuku nih, 2 cew panjang2 kukunya, saya antem pake ujung hanphone (maafkan daku adik2). Tapi perlu ada seperti ini, karena kali ini saya guru anda, tapi saya juga salah, astagfirullah. 
       Saya sudah lama ingin bilang, tapi baru bisa kemarin. "Adik semua disini muslim kah?" | "iya mas!" | "yang bertiga belum pakai jilbab, alangkah cantik jika kalian pakai kerudung, itu tuntunan agama lo!" | "sudah ada niatan mas, tp nanti dibicarain gini2, dahulunya gimana2" | "ah, biarkan saja, setiap orang punya sisi gelap. Anggaplah mereka katak bersiul." | "katak kok bersiul? kalian yg cantik & sholiha tetap berlalu" | "kataknya dimakan elang" | "jar no wis, arep ngomong opo" tambah catur... lalu segera pulang sebelum selesai, karena mereka mau UKK (ujian kenaikan kelas) pada seninnya... 
       Mungkinkah seperti ini rasanya cew mau pakai jilbab seterusnya? (saya kan belum pengalaman), mereka sudah punya niat baik, insyaAllah dapat pahala, tapi jangan lama2, "qulhu ae lik, kesuen". Ini nih yang hits & saya suka, kami kaum adam juga sering lupa nutup aurot, apalagi yang suka main bola + futsal, sering buka aurotnya (saya jg sedang berusaha istikomah masalah ini)... semoga diberkahi Allah yg berusaha nutup aurot.. 
        "Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat." (QS. Al-a'raaf : 26) | aurot laki2 itu pusar-lutut, aurot wanita itu semua anggota tubuh, kecuali muka, telapak tangan & telapak kaki... salam dari sang PenggembalaTyas Haryadi... ^_^

20 May 2013

CMS ku!!

       Kemarin baru main dakon sama adik2 TPQ Al-hasan (aye suruh sih sebenarnya), ternyata mereka pada nggak tahu gimana itu aturan main "dakon". Belum lagi itu permain "egrang" yang sudah sangat langka, atau "ingkling" (dibaca engkleng). Mereka lebih kenal Angry Birds, atau mungkin LS, dan game2 lain.... ah, sampai permainan tradisionalpun mereka lupa... 
       Sebagai mahasiswa TI (Teknik Informatika), yang belum Sarjana (doain ye, buruan, bosen jadi mahasiswa), saya tidak suka coding, seakan bukan dunia saya! Saya lebih suka, ngonsep, ngerancang, menilai hal2 detil, proyeksi, penggebrak, analisa, dan setimnya, tapi bukan make 'if else' dan sekutunya! Lagi, saya emang dikit2 ngembangin CMS Cahmagetanstudio, GJ (nGgak Jelas) sih awalnya, karena motto saya "Qulhu ae lik, kesuen!" Saya memilih action, sebisa saya, senekat saya, dari pada duduk nunggu bulan jatuh, tapi juga baca mantra (doa). 
       Sekarang sudah mulai kebentuk sih mau bikin apa, studio Multimedia + IT. Kepengen Mulmed + IT Indonesia maju, sekaligus mandiri, mulai dari game2nya harus mengandung nilai budaya, yang lebih utama adalah agama! Ada sih yang sudah ada, tapi tidak dikemas dalam bisnis, hanya dikemas dalam IT. hasilnya? "hanya ketemu di Google, itupun jarang yang search, apa lagi dunlud!" 
       Sudah ada beberapa teman yang seiya sekata, Yonhie Chouul'n (setalah lulus mau pindahan ama ni saudara, doanya), Maika Noa, Dimas Bayu Anggara Poenva, Dedy Dork Streetteam (nih orang2 besar kelak pula, mereka punya sentuhan maut)... 
       Masih jauh dari Industri Mulmed + IT sebenarnya, jauh, jauh sekali, dilihat dari SDA (untuk Aset), SDM, patnership, tp sangat dekat, krn yg kasih jalan Allah... mohon doanya n dukungannya kawan, kalau mau join silakan, investasi? kami terima, cm mau ngelempar kerikil? kami terima juga! NB : ini ngerintis lo ya 
       Nih nama CMS saya ambil sejak akhir th 2010, bikin video pertama atas bantuan om Helga Aditya Rizqi Geovani, dalam berjalannya banyak yang telah ngebantu... makasih... barokallah semua, project gagal juga ada (walau saya masih yakin bisa dilaksanakan, tp nampaknya bkn dg tim yg sama)... saya mohon maaf sebesar2nya, dan mengucapkan terimakasih... 
       Om Asasun Najakh, Bambang Saputro, Zeta Anggie, yang ngebantu ambil video macam Rinda Wahyuni dll, juga banyak membantu, tanks... dan berbagai elemen yg tidak kami sebutkan satu persatu, barokallah all, insyaALlah kami akan lebih besar dari Google.com amin!! ini untuk ibadah kami, dg KEJUJURAN, TOTALITAS, & KREATIF TANPA BATAS KAMI BERKARYA!

15 May 2013

Yang Mati Muda

- Haritsah bin Syuraqah, Sahabat Rasulullah SAW, wafat U 17 (mati syahid)
- Panglima Sudirman, Pahlawan Nasional Indonesia, wafat U 35 (terhitung masih muda)
- Soe Hok Gie, aktivis pergerakan mahasiswa, meninggal U 26
- Chairil Anwar, Sastrawan, meninggal U 26
- Fatimah Az-zahra, Putri Rasulullah, wafat U 28
- R.A. Kartini, Pahlawan Nasional Indonesia, wafat U 25

 "Lebih baik aku mati muda tapi berguna, dari pada mati tua tapi sia2, Khirunnas anfauhum linnas!" penghormatan untuk Alm. Frenki Marlistio (kakak senior di PESMA DARUL HIJRAH & UIN Maliki), serta semua yg mati muda, semoga dimuliakan di sisi Nya...

12 May 2013

Opa Fergie Pensiun

Mengangkat Piala, Terakhirnya Fergie melatih MU di kandang.
Salam perpisahan SAF at Old Traford, (12-5-2013)
       Sir Alex Ferguson Pensiun, *bener baru tahu aye! Masih ingat ketika dulu pertama saya lihat Liga Champion, Deportivo Lacoruna (Spanyol) Vs Man. United (Inggris), 0-2 (2 April, 2001). Yang cetak gol salah satunya van nistelrooy, waktu itu saya langsung jatuh cinta pada MU... ah, tapi tak saya ketahui waktu usia 10tahun itu tentang peran pelatih, seberapa berpengaruh dia, yang saya tahu waktu itu MU solid dari semua lini. 
       Fergie, jenius sebagai manager, mumpuni sebagai ayah, dan coach terfavorit sampai detik ini... banyak belajar ilmu managemen, kepelatihan sampai filosfi hidup dan dakwah dari opa. Secara tak langsung ataupun dari komentar2 & keputusannya.... Opa, tanks untuk semua, walau kau bukan muslim, tak doain moga jadi mu'alaf... amin, siapa tahu para pelatih diluar negeri sana banyak yang muslim, dan pelatih muslim Indonesia bisa ngelatih diluar negeri kelak (Utamanya MU)... amin... 
       Oya, peduli lu baca kagak, tapi Allah baca status ini Opa, doain ye, aye jadi pelatih timnas Indonesia, dan juara piala dunia, amin... alfatiha "Harus saya sampaikan terima kasih kepada keluarga saya, cinta dan dukungan mereka begitu esensial. Istri saya, Cathy, merupakan figur penting sepajang karier saya." Sir alex ferguson, waktu menyatakan diri pensiun... nah, masih pada ragu DIBALIK KEHEBATAN SEORANG PRIA, ADA WANITA HEBAT DIBELAKANGNYA! #gloryglorySAF Gelarnya sudah banyak, tapi caranya mengajari saya, dunia sepakbola semua, dan para pecinta sepakbola... Dari Sang Penggembala, Tyas Haryadi... ^_^

9 May 2013

Emang lu masih bisa ber'IMAJINASI' dan punya 'MIMPI'?

Menghapus mimpi? maaf.
#AHAD 
       Sewaktu kecil dahulu aku adalah pecinta peta, setelah aku dibelikan oleh ibu tercinta sebuah peta dunia komplit, yg belum 33 provinsi, serta timorleste masih jadi satu dengan Indonesia. Aku lupa kapan tepatnya, kurang lebih kelas 2/3 SD. lalu ku hafalkan, pulai paling besar itu Kalimantan, lalu ku blat di kertas gambar, aku tempel dikamarku, kulihat, lalu ku bandingkan dengan singapura, "singapura kayak upil, kalau Kalimantan itu orang!" *gumamku 
      Dahulu kulihat ke Afrika (tidak tahu kenapa, saya tertarik dengan bentuknya, dan nama2 negaranya), ku masih ingat negara pertama yang ku hafal adalah Mali (domainnya sekarang pakai ".ml", untuk orang IT). Aku masih ingat pula ketika dahulu bermain tebak-tebakan nama, apapun, yang paling ku suka adalah hewan, tanaman, & negara, karena aku hobi lihat peta. 
      Aku lebih sering jd jagoan, 'bangga banget rasanya'. yang paling indah adalah ketika kecil dahulu, dengan petaku, Indonesia, ku luaskan, samudera Hindia & laut cina selatan, kuhabisi. Ku kurung besar, ku jadikan wilayah Indonesia, waktu itu belum ku kanal apa itu ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). Lalu ku beri titik beberapa negara, mulai Kanada, Selandia baru, Mali, Mesir, Italia, dan berbagai negara lain. "Aku akan kesini, pasti banyak yang menarik!", kataku dengan yakin. 
       Ah, sekarang aku sudah tua, hampir 1/3 umurku habis (kalau idem umur Rasulullah). Tapi, aku tak mau tuaku membuatku kehilangan imajinasi, tuaku menghilangkan impian. Sungguh, semakin besar, semakin dewasa, dan semakin tua seseorang pribadi, kebanyakan mereka lupa akan apa itu imajinasi, apa itu impian. Semakin tua, semakin sulit berimajinasi, semakin kepayahan untuk memiliki impian, apalagi menjaganya. 
       Imajinasi itu adalah sesuatu yang tak terbatas, sementara mimpi adalah sebuah doa. tapi kebanyakan orang dewasa lupa itu, kemana imajinasi itu, kemana mimpi2 itu? Masih punyakah ini orang2 dewasa saat ini imajinasi & mimpi2? Inilah sebabnya kenapa orang dewasa itu membosankan dan tidak berwarna, mereka sudah kehilangan imajinasi dan impian2... salam dari Tyas Haryadi, Sang Penggembala... :)

5 May 2013

Renungan Malam Minggu

       Beberapa tahun lalu saya pernah ketemu dengan teman yang sudah mapan (bekerja, yang satu jd PNS, satunya lg jadi karyawan BUMN). 
Dia bertanya, "mari kuliah arep kerja nang ndi yas?" 
Saya jawab, "mau jadi pengusaha, punya CV, PT, pesantren, klub bula, perpus, studio, mall!" 
Beliau jawab lanjut, "dadi wong iku aja neko2, kaya aku ngene ini wae, dadi PNS, cukup gawe anak bojo mbesok!" "yo walaupun ora pada kaya gajine DPR, tapi kerja neng BUMN mesti warek gawe mangan keluarga!" 
       Bagi saya, itu egois, kenapa? QT bisa dapat 2500juta, lalu kenapa puas dg 2,5 juta? qt bisa memberi nafkah untuk 100 keluarga dg usaha kita, knp puas dg keluarga sendiri.... PENGUSAHA itu bukan hny mau kaya, tp gimana bisa kaya bersama2. manusia itu bukan tentang harta, tp tentang seberapa manfaat dia... mari jadi pengusaha!!!! :) , Salam dari Tyas Haryadi, Sang Penggembala... ^_^

29 Apr 2013

Jumat bersama RESMAPALA

       Kemarin saya baru ketemu lagi dengan junior2 saya di RESMAPALA (remaja SMA pecinta alam), ada 6 gadis penerus kartini yang sholiha, insyaAllah... (para pejantan sedang tidak masuk) mereka mengeluh, karena fisik mereka lemah, banyak yang kurang semangat, dan alasan sekutunya.... ah, saya berinisiatif untuk mengajak mereka fisik, 3 set (1set hitungan 15 push up, 15 speer perut) langsung, sama2 saya, dan dengan motivasi kebersamaan. buktinya mereka mampu, & mereka masih punya hutang 50set! lalu saya pesani mereka. 
      "Kekalahan bagi anda bukan dari skor, apalagi tidak juara, tapi ketika anda bilang 'aku tidak bisa', 'aku tidak kuat', 'aku tidak sanggup', dan 'aku tidak' yang lain. yakinlah, krn keyakinan lah yang membedakan kalian dengan yang lain, yakin pada diri kalian sendiri, tanamkan kuat2 di hati anda!" (ni saya ngomongnya sambil jongkok, pejamkan mata, soalnya sudah mulai berkunang2 hampir pingsan, efek tidur 1jam malamnya & masih meriang). 
      Saya jaga salut ama para2 alumni yang msh rajin hadir, yang hadir kemarin itu ada Gt van OnthongGedang, Icko Putra Lawu, Yonhie Chouul'n, Puput Dian Anggraini, Herlin Dwi Kartikasari (isih cilik cahe), Yuyun Resti (sudah hamil, katanya sendiri :D), yang lain yang berhalangan atau lagi istirahat dulu mungkin, semoga berkah, keluarga RESMAPALA makin sukses, dunia akhirat, amin... :) alumni sering2 jenguk ya, yang jauh dikabari, kami disaat jauh sangat rindu RESMAPALA dan adik2 kami... Salam dari Tyas Haryadi Sang Penggembala ^_^

5 Apr 2013

Belajar langsung kepada para presiden

       Said adalah seorang mahasiswa, dia masihlah belajar tentang hidup, tetapi dia memang dikatakan cukup bijak untuk usia 20tahunan. Said lahir di Magetan, sekarang tengah menuntut ilmu cukup jauh dari rumah, prinsipnya "sukses adalah ketika saya bisa bermanfaat untuk orang lebih banyak!" Dia seorang yang tengah getol membenahi bacaan Al-quran, karena di usia 25tahun Said adalah seorang Hafidz (janjinya). Imam di Masjid Al-hasan (walau cadangan), seorang pedagang, dan reporter kampus. 
       Said berkisah, dahulu dia hanya orang pinggiran, yang miga(minim gaul, Red), tidak punya mimpi besar seperti sekarang ini, bahkan modal hanya satu, nekat. Ketika ditanya, dari siapa dia belajar untuk menjadi seseorang yang lebih baik? "Dari Allah, Rasulullah, para sahabat, ibu, bapak, barack Obama, Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, dan semua saudara dan teman saya!" Subhanallah, tapi siapapun bisa berubah menjadi lebih baik. 
        Pria berkulit sawo muda ini memaparkan, semua berubah ketika dia mulai hobi membaca. Mulai buku novel, kisah-kisah cinta, kisah-kisah patriotis, mimpi-mimpi besar seperti laskar pelangi, dan semua buku. Mulai saat itulah dia tanpa sadar kecanduan membaca, lagi dan lagi. Selain itu said juga belajar menulis dengan tangan kiri sejak duduk di bangku SMA (Sekolah Menengah Atas), bahkan dengan dua tangan sekaligus. 
        Dahulu, Said sering dimarahi ibunya, karena lebih sering membaca buku (bukan pelajaran). Tetapi novel, cerita motivasi dan bahasa jawa, tetapi dia tidak peduli, dia terus dan terus membaca. Sampai akhirnya said menjadi sangat hobi membaca semua buku, apapun, juga mata pelajaran atau kuliahnya sekarang. Yang lebih dia syukuri, dia sangat hobi baca Al-quran, bahkan menjadi kebutuhannya. 
        Said mengisahkan, mulai membaca dari apapun yang anda sukai, maka anda aksa semakin tergila-gila untuk membaca. Bahkan menjadi sangat membutuhkan membaca, kecepatan membaca, kemampuan berpikir, wawasan juga akan semakin meningkat, pesat. "Buku di tas saya biasanya ada 3, selain Al-quran, jadi selalu ada kesempatan untuk baca!". Subhanallah, gerakan #IndonesiaMembaca, mari utamakan membaca, Iqro', Bacalah! Itulah Titah Tuhanku! 
Salam dari Tyas Haryadi Sang Penggembala, kunjungi blog kami yang lain : 

11 Mar 2013

Wasit Lisensi A itu satpam kampusku

subhanallah, lihat RADAR MALANG, SENIN 4 MARET 2013.
HERU SANTOSO, satpam UIN Maliki Malang.
Wasit pemegang lisensi FIFA, jadi wasit cadangan di laga 'Indonesia All Star Legend vs AC Milan Glory' di Jakarta beberapa waktu lalu.
Subhanallah, bapak ini minim bicara, murah senyum, ramah-ramah sekali, kalau sholat subuh, satpam2 lain hanya pakai baju tugas, kalau tidak gitu kaos ala kadarnya.
Beliau selalu menyiapkan pakaian terbaiknya, (koko, sarung, peci).
Setelah sholat subuhpun beliau nggak langsung pulang, tapi masih dzikir di masjid sampai matahari muncul.
Sekali jadi imam, bacaannya juga mantep, makhroj, tajwid, lagu, cetar membahana dah...
subhanallah, ancen satpam Ulul Albab ngene iki, salah satu contoh bahwa semua elemen kampus saya adalah orang-orang besar.
Pak Heru, ntar foto bareng yo.... hehehe dan satu hal penting!
KALAU DENGER ADZAN AYO BURU-BURU KE MASJID/MUSHOLLA TERDEKAT, KALAU BISA SEBELUMNYA ADZAN SUDAH SIAP2. Salam dari Tyas Haryadi Sang Penggembala...

28 Feb 2013

Pesan Ibu

Animasi tentang Ibu, yang cintanya tiada tara.
       Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, "Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya!" "Tidak Dik, saya mau makan nasi saja," kata si pemuda menolak. Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran. 
       Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, "Tidak Dik, saya sudah kenyang." Sambil terus mengikuti si pemuda, si anak berkata, "Kuenya bisa dibuat oleh-oleh pulang, Om." Dompet yang belum sempat dimasukkan ke kantong pun dibukanya kembali. Dikeluarkannya dua lembar ribuan dan ia mengangsurkan ke anak penjual kue. "Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya." Dengan senang hati diterimanya uang itu. Lalu, dia bergegas ke luar restoran, dan memberikan uang pemberian tadi kepada pengemis yang berada di depan restoran. 
       Si pemuda memperhatikan dengan seksama. Dia merasa heran dan sedikit tersinggung. Ia langsung menegur, "Hai adik kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang. Kenapa setelah uang ada di tanganmu, malah kamu berikan ke si pengemis itu?" "Om, saya mohon maaf. Jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan atas jerih payah sendiri, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh ibu saya sendiri dan ibu pasti kecewa, marah, dan sedih, jika saya menerima uang dari Om bukan hasil dari menjual kue. Tadi Om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu." Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. 
       "Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh." Si anak pun segera menghitung dengan gembira. Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, "Terima kasih Dik, atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu." Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, "Terima kasih, Om. Ibu saya pasti akan gembira sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami." Salam dari Sang Penggembala, Tyas Haryadi... ^_^
Baca juga berbagai kisah motivasi dan menyentuh lainnya :
kunjungi pula blog saya yang lain --> Kunjungi Magetan , Tyas Haryadi RI 1, dan usaha saya at Cah magetan Distro... terimakasih... ^_^

19 Feb 2013

Kisah Said 2, Syukur itu tanpa batas

Penuh Syukur, Alhamdulillah.
Kisah pagi ini : 
       "kadang ada yang bilang 10rb itu banyak, tapi ada pula yang bilang sedikit, ada yang bilang punya laptop itu subhanallah, juga banyak yang bilang biasa. Nah, hari ini kita belajar dari kisah said 2 tentang syukur, zaman muda said (sekarang said sudah mulai tua) dia ikut perguruan pencak silat, ukuran desa said pencak silat adalah sebuah ekstra wajib, seperti layaknya pramuka di beberapa sekolah. Desa said terkenal dengan kandang pencak, karena hampir tiap warganya bisa & kebanyakan adalah atlet (ini said ikut SH terate, tapi katanya semua perguruan itu tujuannya mulia jadi g'perlu saling debat apa lagi brantem). 
       Dahulu, kalau waktu dapat jatah 'sambung' (latih tanding dengan temen) dia jarang bilang alhamdulillah, apa lagi kalau sudah 'jatahan' (latih tanding dengan senior yang sudah lulus) bawaannya 'ngresulo' (menggerutu). Tapi anehnya, kalau dia dapat cidera, said sedikit bersyukur, why? Karena dia bisa istirahat latihan & g'sambung apa lagi jatahan. Said mengingat2 masa itu, lalu dia bergumam 'alhamdulillah'. Dia meyakini, ketidak pahamannya dahulu tentang rasa syukur perlu disyukuri pula. 
       Said wong desa ini tahu bahwa dahulu dia bisa nglewatin masa latihan pencak itu dengan indah jika dia pandai syukur, ini semua terjadi karena dia (Said), sering ngikutin tausiyah tentang syukur, baca Alquran tarjim yang ngejelasin tentang syukur pula. Said mulai 3th lalu telah berfilosofi untuk slalu syukur, pernah suatu ketika saya ketemu Said, laptopnya baru rusak, padahal tugasnya sedang numpuk. Lalu said bilang apa? 'alhamdulillah laptop saya rusak, mau diperbaiki abis 1,3jutaan, emang Allah sayang banget dah.' *bengong saya, kok bisa? Tanya saya, dengan bijak said jawab 'ntah ini cobaan atau azab, harus disyukuri, ntar kalau laptop saya hilang gimana? Mending juga laptop aja, kalau nyawa saya yang hilang? Syukur itu tanpa batas, karena sesungguhnya semuai itu nikmat.' *WUIH KEJEM, dalam hati saya, subhanallah ni said. 
       Said noh yang ngajari banyak orang, bahagia bukan tentang harta, pangkat, istri, anak, derajat, ketenaran, tapi tentang rasa syukur. Said masih ingat, ketika pencak silat dia naik sepeda pancal, ngantar ibunya ke pasar juga naik sepeda pancal, tapi dia masih tersenyum, karena dia bersyukur masih diberi waktu olahraga, masih diberi waktu boncengin ibunya. Tapi, setelah naik motor, said nyadar dia kurang syukur, seharusnya lebih senyum lebih semangat ngantar ibunya. 
       Kadang kita lupa dengan syukur, dapat rejeki untuk berucap 'alhamdulillah, Allah baik banget, sayang banget dah sama hamba ini,' susah banget, apalagi syukur waktu dapat musibah kayak said. Di suatu ketika tangan said sobek karena pisau, Dia masih bilang alhamdulillah, nanti saja kalau sudah mati jangan alhamdulillah, tapi innalillah. Mari angkat tangan, kita sama2 doa, semoga kita bisa jadi ahli syukur, biar ditambah nikmatnya oleh Allah. Ingat kata said? 'bahagia itu bukan tentang harta, tahta, istri, anak, tapi tentang rasa syukur. Selalu ucap alhamdulillah, nanti saja kalau mati ucap innalillah. Syukur itu tanpa batas, karena nikmat kita juga tak terbatas.' semoga kita sukses dunia akhirat. Amin " 
       Sekian dulu, jangan lupa dhuhanya, do'ain juga ya, saya, anda semua, said, bisa segera naik haji sama keluarga, ke Makkah al mukarromah. Amin... Salam dari Sang Penggembala Tyas Haryadi, dari pesantren Rakyat yang dirintis dari CML (cah magetan library) dengan gerakan Indonesia membaca, semoga bermanfaat... ^_^

18 Feb 2013

Kisah Said 1, Hidup Sederhana

Hidup sederhana, belajar dari kisah hidup Said.
        Kisah nyata -> "di kisahkan, di sebuah desa yg cukup terpencil hidup seorang pemuda bernama said. Nah, dia anak orang sederhana, hidup sederhana, makan & tidur pun sederhana. Akan tetapi, tiap wkt sholat subuh dia bs bangun & sholat jamaah d musholla dekat rumah, sesekali dia jd muazin. Selang beberapa saat kemudian said hijrah, untuk kuliah, sbg mahasiswa hidupx makin sederhana (g'enak kalau di bilang melas apa lg ngere). Dia makin rajin ke masjid, subuhpun dia dtg dluan sblm azan (kali ini jrg2 azan, kelasx beda bos), dia ikhtiar puasa sunah, sedekah jor2an, urip nrima, nanging ngibadah pol (utk kuliah, ortu said jual motor satu2x, bhkn tv drmhx g nyala). 
       2th setelah itu, ekonomix & keluarga meningkat, said jd anak keluarga menengah keatas, fasilitasx ok, bhkn dia mulai biasa nginep hotel, rmhx masih yg dahulu, tp isix makin komplit (mirip vila lah), motor 2, tp dia mulai jrg sholat subuh jamaah, parahx malah bnyk tlt, sholat magrib isa'pun jrg di musholla dkt rumahx yg dia rutini dulu (kalau plg). Said lalu instropeksi diri, apakah gerangan yg membuat dia makin miskin? (bagi said, semakin jauh dg Allah adl kemiskinan tiada tara), said pun memutuskan buang kemewahan, kasur empukx dipindah, dia g'mau ke enakan tdr, supaya bs bangun tahajud dan dilanjut subuh jamaah. 
       Makanpun dia milih yg sederhana, dana yg dulu berlimpah dr ortu dia stop, hasilx sendiri dia sedekahin n ditabung buat haji sekeluarga + kakek nenek dr ibu bapakx, satu lg said pengen banget jd hafidz (walau dia tw ilmux tentang quran masih cetek). Alhamdulillah, said skrg lbh enjoy dg kesederhanaanx, said sdr, jika Allah memberi kemuliaan dikit aja, dikit aja (catet), manusia mudah lalai dg tugasx (ibadah). Tp jk dlm keadaan susah, pas2an, welas, mudah banget dah ingetx. 
       Said sekarang lg ikhtiar, kayain hati, biar hartax jg nambah tp pengen tampil mlarat (terkadang sering liat dia pake kaos sobek bagian lengan, pundan, siku), tp jawab said "asal g'kelihatan aurotx, mending sy sedekahin duitx drpd buat beli baju baru!", alhmdllh, said sekarang makin lm di masjid n musholla, bahkan g'cm jd muazin, skrg sering jd imam (naik pangkat noh), dia jg rutin ngajar ibu2 pengajian, ndidik adik2 kecil. Said sekarang lbh bangga dikenal jd wong desa apa anane sing ngabekti marang gusti, drpd jd orang sukses tp jauh dr Allah. Do'ain ya, said bisa haji th depan, dg ibu, bapak, adik, kakek nenek dari ibu bapakx dan dia, do'ain jg cita2x said jadi hafidz kesampaian amin." di angkat dr crita dulur (saudara), said wong desa. ^_^ salam dari Tyas Haryadi Sang Penggembala... kunjungi pula Magetan, di Visit Magetan, Magetan adalah kabupaten yang indah dan agamis, semoga anda bisa mengambil banyak pelajaran dari sini. amin... ^_^
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com