2 Dec 2012

KERIS, WARISAN LELUHUR ATAU MISTIS?


Keris, salah satu warisan leluhur yang dianggap mistis.
       Keris adalah senjata tikam golongan belati (berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya) dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. Jenis senjata tikam yang memiliki kemiripan dengan keris adalah badik. Senjata tikam lain asli Nusantara adalah kerambit. 
       Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori (ageman) dalam berbusana, memiliki sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya. 
       Penggunaan keris tersebar pada masyarakat penghuni wilayah yang pernah terpengaruh oleh Majapahit, seperti Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, pesisir Kalimantan, sebagian Sulawesi, Semenanjung Malaya, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan (Mindanao). Keris Mindanao dikenal sebagai kalis. Keris di setiap daerah memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, serta peristilahan. 
       Nah, tahukah anda, jika sekarang keris menjadi komoditi jual yang cukup tinggi? Seperti yang dilakukan Irwan, pria yang memiliki radio Bimasakti FM di desa Kenongomulyo, Nguntoronadi Magetan ini juga menekuni bisnis jual beli keris. Menurut Irwan, keris yang mahal adalah keris yang tua, pembuatan yang sulit, dan jenisnya yang langka. "Saya bisnis ini musrni karena nilai budayanya, terkadang juga ada batu akik," papar pria yang baru melepas masa lajangnya ini. Nah, jika diambil dari sisi nilai budaya, keris haruslah dilestarikan, kerena itu warisan leluhur, bisa pula jadi media untuk mencari rejeki. Semoga kita juga bisa jaga ni peninggalan sejarah serta budaya kawan, amin. Salam dari Sang Penggembala, Tyas Haryadi.... ^_^

2 comments:

  1. butul betul, namanya budaya harus dan harus dilestarikan

    ReplyDelete

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com