20 Sep 2010

Khilafaur rasyidhin

     Di dunia ini banyak sekali periode-periode pemimpin besar, mulai dari kerajaan, bangsa, suku, negara, dinasti, sampai ke sektor agama. Siapa yang tak kenal nabi muhammad saw? mulai dari kita umat muslim yang sangat mengagungkan beliau sampai kaum kafir atau agama lain yang sangat mengenal kesabaran, kejujuran, kebijakan, dan sifat-sifat mulia beliau. Dari masa- ke masa, dari zaman berganti zaman, nama beliau tetap harum di agung-agungkan dan seluruh usapan, tindakan beliau menjadi suri tauladan bagi kita semua. Tetapi ketika rasulullah meninggal dunia, para sahabat sangat merasa kehilangan bahkan umar din khatab sampai tidak percaya. Akan tetapi yang jadi permasalahan adalah siapa yang akan menggantikan rasulullah sebagai pemimpin (baik pemimpin pemerintahan dan ibadah), yang akan dijadikan panutan dan tauladan berikutnya. 
     Rasulullah saw. adalah seorang guru, maka yang paling berhak menggantikannya adalah muridnya. Dan muncullah generasi kholifah (pemimpin), mulai dari Abu bakar as-sidiq, Umar bin khatab, Utsman bin afan, dan Ali bin abu thalib. Beliau semuanya adalah sohabat terdekat rasulullah dan juga murid-murid terbaiknya. Abu bakar as-sidiq adalah sahabat pertama rasulullah yang masuk ke islam, beliau sangat arif dan bijaksana. Beliau pula mendapatkan gelar as-sidiq (yang dapat dipercaya), bahkan saking dipercayanya beliau satu-satunya sahabat yang menjadi imam ketika rasulullah saw. masih hidup. Jadi tidak heran ketika secara mufakat para petinggi kaum dan masyarakat membaiat beliau sebagai khalifah pertama sepeninggal rasulullah saw. beliau pulalah yang memunyai gagasan untuk membukukan Al-quran, karena para penghafal Al-quran sudah mulai berguguran dalam beberapa peperangan.
      Selanjutnya adalah khalifah kedua, yaitu Umar bin khatab. Beliau adalah orang yang dahulunya sangat benci kepada rasulullah, beliau sangatlah berani. Itu terbukti ketika semua orang muslim belum berani menyatakan keislamannya dan melakukan shalat di sekitar ka’bah, beliau dengan gagah berani menyatakan keislamannya didepan semua orang kafir yang berada di sekitar ka’bah dan melaksanakan shalat disana. Beliau di beri gelar al-farug (singa), bahkan dalam suatu hadis rasulullah pernah bersabda “setan lari ketika melihat umar”. Salah satu kebiasaan beliau adalah membaca Al-quran secara keras, walaupun kadang diperingatkan oleh Rasulullah untuk menguranginya. Beliau pula yang meluaskan daerah islam sampai turki, mesir, dan bergerak ke sebagian eropa. Yang paling berkenan adalah beliaulah yang berhasil membukukan Al-quran yang merupakan ide dari khalifah Abu bakar.
      Khalifah ketiga adalah Utsman bin afan, beliau adalah sahabat yang sangat dermawan, beliau adalah seorang pedagang tak berbeda jauh dengan Rasulullah, Abu bakar, dan Umar. Tetapi bedanya beliau adalah pedagang yang sukses dan mempunya kekayaan yang luar biasa, bahkan pada perang uhud khalifas Utsman menyumbangkan 1000 unta, beberapa kuda dan baju besi. Sikap rendah hati beliau juga sangat dikagumi oleh rasulullah, itu dapat kita simpulakan dari sabdanya “malaikat malu dengan Utsman”, beliau pulalah satu-satunya sahabat yang mempunyai kesempatan untuk menikah denga dua orang putri Rasulullah. Beliau sangat ahli dalam hal dagang dan juga perekonomian, tidak heran ketika beliau menjadi khalifah perekonomian kota mekah, madinah dan kota-kota lain berada di zona nyaman.
      Khalifah terakhir adalah Ali bin abu thalib, beliau adalah putra dari abu thalib (paman Rasulullah). Ketika kecil beliau diasuh dan di didik oleh rasulullah, dan begitu pula seperti Rasulullah yang waktu kecilnya diasuh oleh abu thalib (ayang khalifah Ali). Beliau adalah khalifah yang memiliki ilmu yang luar biasa, karena nabi pernah bersadba “aku adalah gudang ilmu, sementara ali adalah pintunya. Maka tidak beran jika dalam masa pemerintahan beliau banyak muncul ahli-ahli ilmu di dunia islam, walaupun pada masa beliau juga wilayah islam mulai berkurang dan terjadi pemberontakan. Beliau pula yang menikahi putri kesayangan rasulullah saw. Fatimah az-zahra, dan bapak dari hasan dan husain. Begitulah kisah dan profil singkat tentang khilafaur rasyidin, untuk lebih jelasnya tunggu postinagan berikutnya tentang kisah para khalifah. Terimakasih, ^_^

0 komentar:

Post a Comment

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com